Programmer's Diary

Sebuah diary mahasiswa Teknik Informatika.

Posts Tagged ‘Tutorial’

Membuat Aplikasi Translator pada Microsoft Word 2010 menggunakan VSTO 4.0

Posted by Alexander Rahardjo on March 18, 2011

Setelah membaca dan mencoba tutorial saya yang sebelumnya mengenai VSTO, sekarang saatnya kita mencoba sesuatu dengan VSTO ini ke tingkat yang lebih tinggi Smile. Pada tutorial kali ini kita akan mencoba bersama membuat sebuah kakas penerjemah atau add-ins untuk Microsoft Word 2010 dengan menggunakan VSTO dan nama aplikasi kali ini saya namakan WordTranslator dimana aplikasi ini digunakan untuk melakukan translasi dalam Microsoft Word 2010 dan aplikasi ini menggunakan layanan yang berasal dari Google dan Bing sebagai translator.

Sebelum melakukan pembuatan aplikasi ini berikut adalah kakas dan library yang anda butuhkan dalam pengembangan aplikasi ini harus telah tersedia dalam komputer anda:

  1. Microsoft Visual Studio 2010
  2. Microsoft Office 2010
  3. Google Translate API (versi yang saya gunakan pada tutorial ini adalah 3.0)
  4. Mendaftarkan diri di http://www.bing.com/developers/appids.aspx untuk mendapatkan appID

Setelah itu, berikut adalah langkah-langkah pembuatan aplikasi:

1. Buka Visual Studio 2010 anda.

2. Buat sebuah project baru, pilih office, kemudian pilih Word 2010 Add-in, lalu tuliskan nama project yang anda kehendaki, di sini saya   menuliskan “WordTranslator2010”, lalu tekan tombol “OK”.

3. Kemudian tambahkan User Control pada project anda dengan cara klik kanan pada project anda lalu pilih Add User Control, maka akan tampil jendela berikut. Isi nama User Control kemudian tekan tombol “OK”.

image_thumb1_thumb

4. Kemudian tambahkan Ribbon pada project anda dengan cara klik kanan pada project anda lalu pilih Add New Item, maka akan tampil jendela berikut. Isi nama Ribbon kemudian tekan tombol “OK”.

image_thumb4_thumb

5. Kemudian pastikan bahwa 2 item tadi telah berada dalam project anda.

6. Tambahkan kontrol ToggleButton ke Ribbon anda melalui toolbox bagian Office Ribbon Controls. Anda dapat mengganti nama dari Ribbon anda yang semula group1, saya mengubahnya menjadi “WordTranslator”.

7. Ubah label ToggleButton tadi melalui jendela properties, pada project saya, saya mengubahnya menjadi “WordTranslator 2010”.

8. Lalu Ribbon anda akan tampak seperti gambar berikut.

image

9. Kemudian masukkan beberapa kontrol pada User Control dan ubah propertiesnya sesuai kebutuhan anda.

10. Berikut adalah tampilan User Control buatan saya.

image

11. Setelah itu lakukan add reference kemudian pilih library GoogleTranslate yang telah anda unduh tadi, dll yang digunakan adalah: GoogleTranslateAPI.dll.

12. Kemudian lakukan add service renference dengan mengisikan web service berikut http://api.microsofttranslator.com/V2/Soap.svc.

13. Buat sebuah App.config dengan cara Add New Item lalu isikan dengan konfigurasi sebagai berikut:

image

14. Setelah itu masukkan kode berikut pada User Control, dengan melakukan klik 2x setiap kontrol.

    public partial class WTUserControl : UserControl
    {
        List _srcGoogle;
        List _destGoogle;
        List _srcBing;
        List _destBing;
        List _srcBingName;
        List _destBingName;
        BingTranslatorService.LanguageServiceClient _proxy;
        TranslateClient _client;

        public WTUserControl()
        {
            InitializeComponent();
            InitGoogleTranslate();
            InitBingTranslate();
        }

        private void InitGoogleTranslate()
        {
            _srcGoogle = Google.API.Translate.Language.TranslatableCollection.Select(a => a.ToString()).ToList();
            _destGoogle = Google.API.Translate.Language.TranslatableCollection.Select(a => a.ToString()).ToList();
        }

        private void InitBingTranslate()
        {
            _proxy = new BingTranslatorService.LanguageServiceClient();
            string[] languageCodes = _proxy.GetLanguagesForTranslate(AppId);
            _srcBing = languageCodes.ToList();
            _destBing = languageCodes.ToList();
            _srcBingName = _proxy.GetLanguageNames(AppId, "en", languageCodes).ToList();
            _destBingName = _proxy.GetLanguageNames(AppId, "en", languageCodes).ToList();

        }

        private void btnTranslate_Click(object sender, EventArgs e)
        {
            string text;
            string src;
            string dest;
            string srcName;
            string destName;
            string translated;

            //get text from active document
            text = Globals.ThisAddIn.Application.ActiveDocument.Content.Text;

            try
            {
                if (rbGoogle.Checked)  //user checked Google
                {
                    src = _srcGoogle[cmbSrcLang.SelectedIndex];
                    dest = _destGoogle[cmbDestLang.SelectedIndex];
                    label3.Visible = true;
                    label3.Text = src + " to " + dest;
                    _client = new TranslateClient("");
                    translated = _client.Translate(text, GetLang(src),GetLang(dest));
                    txtResult.Text = translated;
                }
                else if (rbBing.Checked)  //user checked Bing
                {
                    src = _srcBing[cmbSrcLang.SelectedIndex];
                    dest = _destBing[cmbDestLang.SelectedIndex];
                    srcName = _srcBingName[cmbSrcLang.SelectedIndex];
                    destName = _destBingName[cmbDestLang.SelectedIndex];
                    label3.Visible = true;
                    label3.Text = srcName + " to " + destName;
                    translated = _proxy.Translate(AppId, text, src, dest,"","");
                    txtResult.Text = translated;
                }
            }
            catch (Exception ex)
            {
                MessageBox.Show("Error, " + ex.Message);
            }
        }

        private void FillLanguageGoogle()
        {
            cmbSrcLang.Items.Clear();
            cmbSrcLang.Items.AddRange(_srcGoogle.ToArray());
            cmbSrcLang.SelectedIndex = 0;

            cmbDestLang.Items.Clear();
            cmbDestLang.Items.AddRange(_destGoogle.ToArray());
            cmbDestLang.SelectedIndex = 0;

        }

        private void FillLanguageBing()
        {
            cmbSrcLang.Items.Clear();
            cmbSrcLang.Items.AddRange(_srcBingName.ToArray());
            cmbSrcLang.SelectedIndex = 0;

            cmbDestLang.Items.Clear();
            cmbDestLang.Items.AddRange(_destBingName.ToArray());
            cmbDestLang.SelectedIndex = 0;
        }

        private void rbGoogle_CheckedChanged(object sender, EventArgs e)
        {
            FillLanguageGoogle();
        }

        private void rbBing_CheckedChanged(object sender, EventArgs e)
        {
            FillLanguageBing();
        }

        public Language GetLang(string lang)
        {
            foreach (Language language in Google.API.Translate.Language.TranslatableCollection)
            {
                if (language.ToString().Equals(lang))
                {
                    return language;
                }
            }
            return Language.English;
        }

        private static string AppId
        {
            get { return ConfigurationManager.AppSettings["appID"]; }
        }

        private void btnDetect_Click(object sender, EventArgs e)
        {
            string text = Globals.ThisAddIn.Application.ActiveDocument.Content.Text;
            if (rbGoogle.Checked)
            {
                bool reliable;
                double confidence;
                _client = new TranslateClient("");
                MessageBox.Show("Your current language is "+_client.Detect(text, out reliable, out confidence));
            }
            else if (rbBing.Checked)
            {
                MessageBox.Show(_proxy.Detect(AppId,text));
            }
        }
    }

15. Tambahkan kode berikut pada ThisAddIn.cs.


    public partial class ThisAddIn
    {
        Microsoft.Office.Tools.CustomTaskPane _ctp;
        private void ThisAddIn_Startup(object sender, System.EventArgs e)
        {
            _ctp = Globals.ThisAddIn.CustomTaskPanes.Add(new WTUserControl(), "WordTranslator");
        }

        public void ShowWordTranslator()
        {
            _ctp.Visible = true;
        }

        public void HideWordTranslator()
        {
            _ctp.Visible = false;
        }

        private void ThisAddIn_Shutdown(object sender, System.EventArgs e)
        {
        }

        #region VSTO generated code

        ///
        /// Required method for Designer support - do not modify
        /// the contents of this method with the code editor.
        ///
        private void InternalStartup()
        {
            this.Startup += new System.EventHandler(ThisAddIn_Startup);
            this.Shutdown += new System.EventHandler(ThisAddIn_Shutdown);
        }

        #endregion
    }

16. Kemudian tambahkan kode berikut pada Ribbon dengan melakukan klik 2x pada ToggleButton.

        private void toggleButton1_Click(object sender, RibbonControlEventArgs e)
        {
            if (toggleButton1.Checked)
            {
                Globals.ThisAddIn.ShowWordTranslator();
            }
            else
            {
                Globals.ThisAddIn.HideWordTranslator();
            }
        }

17. Kemudian jalankan program anda dengan menekan tombol F5. Berikut adalah tampilan aplikasi:

image

Demikian tutorial dari saya kali ini yang mengaplikasikan 2 buah API yang salah satunya berupa web service. Semoga bermanfaat Smile.

Posted in Tutorial, VSTO | Tagged: , , , , , , | 1 Comment »

Membuat Aplikasi Twitter pada Microsoft Word 2010 menggunakan VSTO 4.0

Posted by Alexander Rahardjo on February 22, 2011

Setelah menulis tutorial untuk membuat Word Mini Browser 2010 yaitu sebuah aplikasi yang memungkinkan pengguna untuk menjelajah web melalui Microsoft Word 2010, saat ini saya akan menuliskan sebuah tutorial yang tidak kalah seru dari yang lalu yaitu tutorial mengenai pembuatan sebuah add-in untuk Microsoft Word 2010 yang kegunaannya untuk melakukan tweet pada akun twitter anda melalui Word 2010, aplikasi ini saya namai WordTweet 2010.

Sebelum melakukan pembuatan aplikasi ini berikut adalah kakas dan library yang anda butuhkan dalam pengembangan aplikasi ini harus telah tersedia dalam komputer anda:

  1. Microsoft Visual Studio 2010
  2. Microsoft Office 2010
  3. TweetSharp (yang saya gunakan pada tutorial kali ini adalah v2.0)

Sebelum itu anda terlebih dahulu perlu mendaftarkan diri pada alamat ini http://dev.twitter.com/apps dengan langkah-langkah sebagai berikut:

1. Klik pada Register a new app

2. Isi form tersebut, untuk ApplicationType pilih Client, sedangkan untuk Default Access Type pilih Read & Writer.

Setelah itu, berikut adalah langkah-langkah pembuatan aplikasi:

1. Buka Visual Studio 2010 anda.

2. Buat sebuah project baru, pilih office, kemudian pilih Word 2010 Add-in, lalu tuliskan nama project yang anda kehendaki, di sini saya   menuliskan “WordTweet2010”, lalu tekan tombol “OK”.

1_thumb[1]

3. Kemudian tambahkan User Control pada project anda dengan cara klik kanan pada project anda lalu pilih Add User Control, maka akan tampil jendela berikut. Isi nama User Control kemudian tekan tombol “OK”.

image_thumb[1]

4. Kemudian tambahkan Ribbon pada project anda dengan cara klik kanan pada project anda lalu pilih Add New Item, maka akan tampil jendela berikut. Isi nama Ribbon kemudian tekan tombol “OK”.

image_thumb[4]

5. Kemudian pastikan bahwa 2 item tadi telah berada dalam project anda.

6. Tambahkan kontrol ToggleButton ke Ribbon anda melalui toolbox bagian Office Ribbon Controls. Anda dapat mengganti nama dari Ribbon anda yang semula group1, saya mengubahnya menjadi “WordTweet”.

7. Ubah label ToggleButton tadi melalui jendela properties, pada project saya, saya mengubahnya menjadi “WordTweet 2010”.

8. Lalu Ribbon anda akan tampak seperti gambar berikut.

image_thumb[14]

9. Kemudian masukkan beberapa kontrol pada User Control dan ubah propertiesnya sebagai berikut:

  1. Panel; Dock: Fill
  2. Label; Text: Enter your PIN; Enable: false
  3. Label; Text: Your Tweet; Enable: false
  4. Textbox; Enable: false
  5. Button; Name: btnGetPin, Text: Get PIN
  6. Button; Name: btnTweet, Text: Tweet it!; Enable: false
  7. RichTextbox; Enable: false
  8. Label; Visible: false
  9. PictureBox

10. Kemudian User Control anda akan tampak seperti gambar berikut.

image_thumb[25]

11. Setelah itu lakukan add reference kemudian pilih library TweetSharp yang telah anda unduh tadi, dll yang digunakan adalah:

  1. TweetSharp.dll
  2. Hammock.ClientProfile.dll
  3. Newtonsoft.Json.dll

12. Buat sebuah App.config dengan cara Add New Item lalu isikan dengan konfigurasi sebagai berikut:

image_thumb[33]

13. Setelah itu masukkan kode berikut pada User Control, dengan melakukan klik 2x setiap kontrol.

        public WTUserControl()
        {
            InitializeComponent();
            _twitterClientInfo = new TwitterClientInfo();
            _twitterClientInfo.ConsumerKey = ConsumerKey; //Read ConsumerKey out of the app.config
            _twitterClientInfo.ConsumerSecret = ConsumerSecret; //Read the ConsumerSecret out the app.config

            _twitterService = new TwitterService(_twitterClientInfo);

        }

        private void btnTweet_Click(object sender, EventArgs e)
        {
           if (richTextBox1.Text.Length <= MAX_TWEET)
            {
                if (string.IsNullOrEmpty(_token) || string.IsNullOrEmpty(_tokenSecret))
                {
                    //Get the pin from text box
                    string pin = textBox1.Text;

                    OAuthAccessToken accessToken = _twitterService.GetAccessToken(_requestToken, pin);
                    //Now we need the Token and TokenSecret
                    _token = accessToken.Token;
                    _tokenSecret = accessToken.TokenSecret;

                }

                _twitterService.AuthenticateWith(_token, _tokenSecret);
                string tweetMessage = richTextBox1.Text;
                _twitterService.SendTweet(tweetMessage);
                label4.Visible = true;
                label4.Text = "Your Tweet has been posted!";
            }
            else
            {
                label4.Visible = true;
                label4.Text = "Too many character!";
            }
        }

        #region ConsumerKey & ConsumerSecret
        private static string ConsumerSecret
        {
            get { return ConfigurationManager.AppSettings["ConsumerSecret"]; }
        }

        private static string ConsumerKey
        {
            get { return ConfigurationManager.AppSettings["ConsumerKey"]; }
        }
        #endregion

        private void btnGetPin_Click(object sender, EventArgs e)
        {
            if (string.IsNullOrEmpty(_token) || string.IsNullOrEmpty(_tokenSecret))
            {
                //Firstly we need the RequestToken and the AuthorisationUrl
                _requestToken = _twitterService.GetRequestToken();
                Uri authUrl = _twitterService.GetAuthorizationUri(_requestToken);

                //authUrl is just a URL we can open IE and paste it in if we want
                //Please Allow This App to send Tweets on your behalf");
                Process.Start(authUrl.AbsoluteUri); //Launches a browser that'll go to the AuthUrl.
                textBox1.Enabled = true;
                richTextBox1.Enabled = true;
                btnTweet.Enabled = true;
            }

        }

14. Tambahkan kode berikut pada ThisAddIn.cs.

        Microsoft.Office.Tools.CustomTaskPane _ctp;
        private void ThisAddIn_Startup(object sender, System.EventArgs e)
        {
            _ctp = Globals.ThisAddIn.CustomTaskPanes.Add(new WTUserControl(), "WordTweet");
        }

        public void ShowWordTweet()
        {
            _ctp.Visible = true;
        }

        public void HideWordTweet()
        {
            _ctp.Visible = false;
        }

15. Kemudian tambahkan kode berikut pada Ribbon dengan melakukan klik 2x pada ToggleButton.

        private void toggleButton1_Click(object sender, RibbonControlEventArgs e)
        {
            if (toggleButton1.Checked)
            {
                Globals.ThisAddIn.ShowWordTweet();
            }
            else
            {
                Globals.ThisAddIn.HideWordTweet();
            }
        }

16. Kemudian jalankan program anda dengan menekan tombol F5.

17. Pilih tombol “Get PIN” terlebih dahulu, kemudian secara otomatis aplikasi akan menampilkan browser anda, lalu masuk ke dalam twitter anda dan pilih “Allow” aplikasi. Kemudian PIN akan muncul.

3_thumb[7]

18. Masukkan PIN tersebut ke dalam aplikasi anda dan masukkan tweet anda, kemudian klik tombol “Tweet It!”

image_thumb[35]

19. Apabila berhasil, maka hasilnya akan tampak seperti gambar berikut.

image_thumb[42]

Demikian tutorial membuat aplikasi twitter pada Microsoft Word 2010 menggunakan VSTO dari saya. Semoga bermanfaat Smile

Selamat mencoba Smile

Posted in Microsoft, Tutorial, VSTO | Tagged: , , , | Leave a Comment »

Word Mini Browser 2010 untuk Microsoft Word 2010 menggunakan VSTO 4.0

Posted by Alexander Rahardjo on February 21, 2011

Pada tutorial kali ini, terlebih dahulu saya akan menjelaskan sedikit mengenai VSTO.

Apa itu VSTO?

VSTO merupakan suatu kakas pengembang yang berupa add in dari Visual Studio dan sebuah runtime yang mengijinkan Microsoft Office untuk menggunakan .NET dengan membuka fungsi – fungsi dari Microsoft Office itu menggunakan cara-cara .NET. Dengan cara tersebut maka, seseorang dapat membuat suatu fungsionalitas atau add in ke dalam Microsoft Office dengan menggunakan bahasa-bahasa yang di support oleh .NET (C#, VB.NET, C++ Managed). Cara- cara lama di dalam mengembangkan suatu add in pada office yang sebelumnya di dominasi oleh C++ (Unmanaged) dan VBA, membutuhkan waktu yang relatif lebih lama secara perlahan-lahan bisa di lengkapi atau bahkan di gantikan dengan pengembangan menggunakan .NET. VSTO 4.0 digunakan pada Microsoft Office 2010.

Setelah memahami sedikit mengenai VSTO, selanjutnya saya akan membimbing anda sekalian membangun sebuah project sederhana yang saya beri nama Word Mini Browser 2010, aplikasi ini ditujukan penggunaannya pada Microsoft Word 2010 dan pembangunan aplikasi ini menggunakan VSTO 4.0. Pembuatan aplikasi ini bertujuan untuk memudahkan anda dalam melakukan browsing sekaligus mengerjakan pekerjaan anda pada Microsoft Word 2010.

Sebelum melakukan pembuatan aplikasi ini berikut adalah kakas yang anda butuhkan dalam pengembangan aplikasi ini harus telah tersedia dalam komputer anda:

  1. Microsoft Visual Studio 2010
  2. Microsoft Office 2010

Setelah itu, berikut adalah langkah-langkah pembuatan aplikasi:

1. Buka Visual Studio 2010 anda.

2. Buat sebuah project baru, pilih office, kemudian pilih Word 2010 Add-in, lalu tuliskan nama project yang anda kehendaki, di sini saya   menuliskan “WordMiniBrowser”, lalu tekan tombol “OK”.

image

3. Kemudian tambahkan User Control pada project anda dengan cara klik kanan pada project anda lalu pilih Add User Control, maka akan tampil jendela berikut. Isi nama User Control kemudian tekan tombol “OK”.

image

4. Kemudian tambahkan Ribbon pada project anda dengan cara klik kanan pada project anda lalu pilih Add New Item, maka akan tampil jendela berikut. Isi nama Ribbon kemudian tekan tombol “OK”.

image

5. Kemudian pastikan bahwa 2 item tadi telah berada dalam project anda.

6. Tambahkan kontrol ToggleButton ke Ribbon anda melalui toolbox bagian Office Ribbon Controls. Anda dapat mengganti nama dari Ribbon anda yang semula group1, saya mengubahnya menjadi “WMB Add-Ins”.

7. Ubah label ToggleButton tadi melalui jendela properties, pada project saya, saya mengubahnya menjadi “Word Mini Browser Pane”.

8. Lalu Ribbon anda akan tampak seperti gambar berikut.

image

9. Kemudian masukkan beberapa kontrol pada User Control dan ubah propertiesnya sebagai berikut:

  1. Panel; Dock: Fill
  2. Label; Text: Insert URL
  3. ComboBox; Anchor: Top, Left, Right
  4. Button; Name: btnGo, Text: Go
  5. Button; Name: btnStop, Text: Stop
  6. Button; Name: btnBack, Text: <<
  7. Button; Name: btnForward, Text: >>
  8. WebBrowser; Anchor: Top, Bottom, Left, Right

10. Kemudian User Control anda akan tampak seperti gambar berikut.

image

11. Setelah itu masukkan kode berikut pada User Control, dengan melakukan klik 2x setiap kontrol.

        private void btnGo_Click(object sender, EventArgs e)
        {
            if(comboBox1.Text.Trim() != "")
            {
                webBrowser1.Navigate(comboBox1.Text);
                comboBox1.Items.Add(comboBox1.Text);
                if (comboBox1.Items.Count > 5)
                {
                    comboBox1.Items.RemoveAt(1);
                }
            }
        }

        private void btnStop_Click(object sender, EventArgs e)
        {
            webBrowser1.Stop();
        }

        private void btnBack_Click(object sender, EventArgs e)
        {
            webBrowser1.GoBack();
        }

        private void btnForward_Click(object sender, EventArgs e)
        {
            webBrowser1.GoForward();
        }

12. Tambahkan kode berikut pada ThisAddIn.cs.

        Microsoft.Office.Tools.CustomTaskPane _ctp;
        private void ThisAddIn_Startup(object sender, System.EventArgs e)
        {
            _ctp = Globals.ThisAddIn.CustomTaskPanes.Add(new WMBUserControl(), "WMB MINI BROWSER");
        }

        public void ShowMiniBrowser()
        {
            _ctp.Visible = true;
        }

        public void HideMiniBrowser()
        {
            _ctp.Visible = false;
        }

13. Kemudian tambahkan kode berikut pada Ribbon dengan melakukan klik 2x pada ToggleButton.

        private void toggleButton1_Click(object sender, RibbonControlEventArgs e)
        {
            if (toggleButton1.Checked)
            {
                Globals.ThisAddIn.ShowMiniBrowser();
            }
            else
            {
                Globals.ThisAddIn.HideMiniBrowser();
            }
        }

14. Kemudian jalankan program anda dengan menekan tombol F5.

15. Masukkan alamat situs yang ingin anda buka lalu tekan tombol “Go”.

16. Apabila berhasil, maka hasilnya akan tampak seperti gambar berikut.

image

Demikian tutorial mengenai salah satu project menggunakan VSTO dari saya. Semoga bermanfaat Smile

Selamat mencoba Smile

Posted in Microsoft, Tutorial, VSTO | Tagged: , , , , | 8 Comments »

MultiPoint pada XNA

Posted by Alexander Rahardjo on February 15, 2011

MultiPoint merupakan sebuah teknologi yang memungkinkan banyak tetikus (mouse) terhubung dalam sebuah komputer. Teknologi MultiPoint memungkinkan beberapa pengguna mengakses satu komputer secara bersama-sama. Microsoft sendiri telah mengembangkan teknologi ini pada Windows Presentation Foundation (WPF) melalui MultiPoint Mouse SDK. Namun pada kenyataannya MultiPoint tidak hanya dapat diterapkan pada WPF namun dapat diterapkan pada platform lain, salah satunya yaitu XNA yang tentu saja tidak menggunakan SDK dari Microsoft.

Pada kesempatan kali ini, saya akan memperkenalkan sebuah teknologi MultiPoint yang dikembangkan pada XNA dan library yang digunakan adalah MultiInput. Tentu saja dengan adanya teknologi ini memungkinkan kita untuk mengembangkan sebuah permainan yang menarik dan interaktif karena XNA merupakan sebuah teknologi untuk pengembangan permainan yang dibuat oleh Microsoft.

Namun sayangnya berdasarkan uji coba yang telah saya lakukan, library ini masih terdapat kekurangan khususnya apabila dijalankan pada Sistem Operasi Windows 7. Library ini tidak dapat mendeteksi jumlah tetikus yang terhubung dengan komputer secara tepat.

Berikut adalah langkah-langkah untuk membuat sebuah project MultiPoint pada XNA:

1. Buat sebuah project XNA

2. Unduh library MultiInput di sini

3. Kemudian masukkan kode berikut pada project anda:


using System;
using System.Collections.Generic;
using System.Linq;
using Microsoft.Xna.Framework;
using Microsoft.Xna.Framework.Audio;
using Microsoft.Xna.Framework.Content;
using Microsoft.Xna.Framework.GamerServices;
using Microsoft.Xna.Framework.Graphics;
using Microsoft.Xna.Framework.Input;
using Microsoft.Xna.Framework.Media;
using Microsoft.Xna.Framework.Net;
using Microsoft.Xna.Framework.Storage;
using Engine.GameState;
using Engine.GameLogic;

namespace EducationGames
{
    /// <summary>
    /// This is the main type for your game
    /// </summary>
    public class Game1 : Microsoft.Xna.Framework.Game
    {
        GraphicsDeviceManager graphics;
        SpriteBatch spriteBatch;
        StateManager manager;

        public Game1()
        {
            graphics = new GraphicsDeviceManager(this);
            graphics.PreferredBackBufferWidth = 800;
            graphics.PreferredBackBufferHeight = 600;
            this.Window.Title = "Akademia";
            StageMultipoint.WindowHandle = this.Window;

            //fullscreen
            //graphics.ToggleFullScreen();
            Content.RootDirectory = "Content";
        }

        /// <summary>
        /// Allows the game to perform any initialization it needs to before starting to run.
        /// This is where it can query for any required services and load any non-graphic
        /// related content.  Calling base.Initialize will enumerate through any components
        /// and initialize them as well.
        /// </summary>
        protected override void Initialize()
        {
            // TODO: Add your initialization logic here

            base.Initialize();
        }

        /// <summary>
        /// LoadContent will be called once per game and is the place to load
        /// all of your content.
        /// </summary>
        protected override void LoadContent()
        {
            // Create a new SpriteBatch, which can be used to draw textures.
            spriteBatch = new SpriteBatch(GraphicsDevice);
            
            // TODO: use this.Content to load your game content here
            manager = new StateManager(this);
        }

        /// <summary>
        /// UnloadContent will be called once per game and is the place to unload
        /// all content.
        /// </summary>
        protected override void UnloadContent()
        {
            // TODO: Unload any non ContentManager content here
        }

        /// <summary>
        /// Allows the game to run logic such as updating the world,
        /// checking for collisions, gathering input, and playing audio.
        /// </summary>
        /// <param name="gameTime">Provides a snapshot of timing values.</param>
        protected override void Update(GameTime gameTime)
        {
            // Allows the game to exit
            if (GamePad.GetState(PlayerIndex.One).Buttons.Back == ButtonState.Pressed)
                this.Exit();

            // TODO: Add your update logic here

            manager.Update(gameTime);

            //hidden mouse for temporary
            Mouse.SetPosition(graphics.GraphicsDevice.Viewport.Width / 2, graphics.GraphicsDevice.Viewport.Height / 2);

            base.Update(gameTime);
        }

        /// <summary>
        /// This is called when the game should draw itself.
        /// </summary>
        /// <param name="gameTime">Provides a snapshot of timing values.</param>
        protected override void Draw(GameTime gameTime)
        {
            //GraphicsDevice.Clear(Color.CornflowerBlue);
            GraphicsDevice.Clear(Color.WhiteSmoke);

            // TODO: Add your drawing code here
            manager.Draw(gameTime);

            base.Draw(gameTime);
        }
    }
}


4. Hasil run dari project ini adalah sebagai berikut:

image

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat Smile

Posted in Microsoft, Tutorial, XNA | Tagged: , , , , , , | Leave a Comment »

Posting WordPress Menggunakan Windows Live Writer

Posted by Alexander Rahardjo on November 26, 2010

Pada tulisan kali ini saya ingin berbagi sedikit mengenai cara untuk posting tulisan anda ke wordpress menggunakan Windows Live Writer.

Pertama-tama mari kita ketahui terlebih dahulu apa itu Windows Live Writer. Windows Live Writer merupakan aplikasi Microsoft untuk post dan manajemen blog. Dengan menggunakan aplikasi ini anda dapat menuliskan blog secara offline dan mempublishkannya kemudian. Banyak terdapat tools yang dapat membantu kita dalam membuat suatu artikel blog menjadi lebih mudah seperti:

  • Penggunaan themes pada blog anda secara WYSIWIG
  • Manipulasi gambar
  • Spell checker
  • Terdapat tabel HTML
  • Terdapat Virtual Earth
  • dan masih banyak lagi

Lalu cara menggunakan aplikasi ini akan saya tunjukkan kepada anda melalui artikel ini. Berikut adalah langkah-langkahnya:

Download dan install aplikasi Windows Live Writer pada link berikut http://explore.live.com/windows-live-writer?os=other atau apabila anda menginginkan install secara offline dapat download di link ini Windows Live Essentials 2011 (Offline Installer)

Setelah Windows Live Writer-nya terbuka, masuk ke menu “Blogs” –> “Add blog account”. Lalu pilih WordPress.

windows_live_writer1

Kemudian masukkan alamat blog anda pada menu ini dan jangan lupa untuk memasukkan username dan password blog anda

windows_live_writer2

Setelah itu akan muncul jendela seperti di bawah ini. Hal ini menunjukkan anda telah berhasil dan aplikasi sedang melakukan sinkronisasi dengan blog anda.

windows_live_writer3

Setelah menunggu kemudian akan muncul jendela berikut yang menunjukkan anda telah siap untuk melakukan posting pada WordPress Smile. Ketikkan artikel anda kemudian klik “Publish”.

windows_live_writer4

Demikian tutorial saya kali ini mengenai Windows Live Writer yang merupakan salah satu aplikasi dari Microsoft yang tentu saja akan sangat mempermudah kita dalam melakukan posting pada blog dan juga akan membuat aktifitas blogging menjadi lebih menyenangkan bukan. Saya sendiri telah mencobanya untuk melakukan posting di blog saya ini, seperti postingan untuk artikel ini juga saya posting menggunakan Windows Live Writer Smile. Sekian dan semoga membantu Smile

Posted in Microsoft, Tutorial | Tagged: , , , , , | 1 Comment »

 
%d bloggers like this: